Forga 2001

Informasi Lowongan dan Beasiswa dari Alumni SMANSA 1 Depok 2001

PKS Kebakaran Jenggot

with 7 comments

Rabu, 4 Februari 2009 – 11:02 wib
Zainul Abidin – Global

JAMBI
Seorang calon anggota DPRD Jambi dari Partai Keadilan Sejahtera Zul Hamdi Alhamidi tertangkap basah sedang menikmati pijat plus di salah satu panti pijat di Jambi, tadi malam.

Cerita bermula saat
Poltabes Jambi dan Satuan Pamong Praja menggelar razia pekerja seks
komersial di beberapa titik lokasi mesum di kota Jambi, tadi malam.
Dalam razia ini polisi mendatangi panti pijat dan kos-kosan yang diduga
dijadikan ajang untuk mesum.

Dalam razia di salah satu tempat pijat, polisi mendapatkan seorang oknum polisi dari Polda Jambi dan caleg PKS yang juga anggota DPRD Jambi sedang di tempat pijit yang terkenal menawarkan pijatan wanita-wanita muda.

Selanjutnya, caleg yang juga anggota DPRD tersebut digiring ke markas Satpol PP Kota Jambi untuk ditindaklanjuti. Penangkapan inipun langsung disikapi Wakil Ketua Bidang Pembinaan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Provinsi Jambi Zayadi. Dia mengatakan, hari ini partai akan menindaklanjuti pelanggaran peraturan organisasi yang dilakukan Zul Hamli Alhamidi.

Bahkan, lanjut dia, jika diperlukan, Zul Hamli akan dipecat sebagai calon anggota DPRD dari PKS. Dia menjelaskan dengan perbuatan Zul Hamli, PKS yang terbilang bersih telah tercoreng. Padahal tempat pijat plus tersebut merupakan tempat yang haram didatangi partai islam ini.


Update:
Mengapa PKS Terus Difitnah?

Kabid. Bina Mitra Poltabes Jambi (Ibu Aswini) secara tegas membantah pernyataan sebagaimana yang dilansir oleh SCTV. Bantahan serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Keduanya menyatakan: tidak ada tindakan mesum – apalagi hubungan intim – antara tertuduh Zulhamli dengan petugas perempuan di Panti pijat tradisional “Sehat Bersih”.

PK-Sejahtera Online: Menjelang Pemilu 2009, dinamika politik semakin memanas. Upaya penyebaran isu, wacana negatif, dan fitnah terus bergulir. PKS yang selama ini dikenal sebagai partai da’wah yang konsisten dengan jargon “Bersih, Peduli, Profesional” terus digoyang citranya, tidak hanya terjadi di tingkat lokal tetapi sampai berdampak secara nasional.

Setelah kader PKS M. Rifa’i Lubis difitnah melakukan pencabulan kepada anak di bawah umur, kini Zulhamli Al Hamidi (anggota DPRD Kota Jambi) kembali menjadi objek fitnah.

Pemberitaan di beberapa media terkesan tidak berimbang, tidak mengacu pada fakta-fakta di lapangan. Dalam berita Liputan 6 Siang SCTV pada hari Rabu, 4 Februari 2009 pukul 12.00– yang ditonton oleh jutaan masyarakat Indonesia – penyiar televisi itu menyebut bahwa: menurut Polisi, saat ditangkap oleh Satpol PP Zulhamli sedang berhubungan intim dengan pemijat di panti pijat tersebut.

Dampak dari berita ini tentu sangat luas. Reaksi negatif muncul dari masyarakat luas terhadap PKS. Seluruh kader PKS se-Indonesia jelas amat terkejut mendengar berita di SCTV tersebut. Bahkan banyak kader PKS yang sedang merantau di luar negeri di berbagai benua, ikut mempertanyakan masalah ini. Padahal apa yang diberitakan oleh SCTV sungguh suatu fitnah yang nyata!

Dalam pertemuan yang digelar di Poltabes Jambi (Kamis/4 Februari 2009 pukul 14:00 WIB), Kabid. Bina Mitra Poltabes Jambi (Ibu Aswini) secara tegas membantah pernyataan sebagaimana yang dilansir oleh SCTV. Bantahan serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Keduanya menyatakan: tidak ada tindakan mesum – apalagi hubungan intim – antara tertuduh Zulhamli dengan petugas perempuan di Panti pijat tradisional “Sehat Bersih”.

Apalagi jika persoalan ini dilihat dari sudut pandang kaidah hukum positif sebagaimana yang berlaku di Indonesia, sama sekali tidak ada aspek hukum yang dilanggar oleh Zulhamli. Selain tempat pijat tersebut memiliki izin operasional resmi dari Pemerintah Kota Jambi, petugas yang ditemui saat razia berlangsung adalah petugas perempuan resmi dan berseragam lengkap.

PKS mempertanyakan mengapa substansi pemberitaan menjadi liar dan tidak mengacu pada fakta-fakta di lapangan? Mengapa PKS terus difitnah? Kami melihat ada upaya dan i’tikad tidak baik untuk menyudutkan, menyerang dan merusak citra PKS secara bottom-up dan sistematis.

PKS sangat mengedepankan sistem dan mekanisme partai dalam menangani persoalan yang menimpa para kadernya. Di dalam struktur PKS, ada lembaga Dewan Syari’ah sebagai yang paling berhak menilai perilaku kader baik secara pribadi maupun di ranah publik (mengingat ada lebih dari 1000 kader PKS yang bekerja sebagai pejabat publik di Legislatif, Yudikatif, maupun Eksekutif).

Meskipun secara hukum tidak ada pelanggaran, namun secara etika kepartaian, seluruh kader PKS jelas tidak diperkenankan mengunjungi panti pijat karena konotasi tempat tersebut cenderung negatif di mata masyarakat.

Merasa dirugikan, PKS juga akan menuntut secara hukum pemberitaan di SCTV yang tidak didasari oleh fakta yang kuat, akurat, dan berimbang. PKS merasa diperlakukan tidak adil oleh media karena kesimpangsiuran ini menggerogoti kerja-kerja positif PKS selama ini di tengah masyarakat.

DPD Partai Keadilan Sejahtera

Kota Jambi

Safrudin Dwi Apriyanto, S.Pd

Ketua Umum

Written by forga2001

February 5, 2009 at 1:47 am

Posted in Berita

Tagged with ,

7 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Itu fakta nyata yang harus diterima oleh PKS. PKS terlalu disibukkan oleh kegiatan mencari titik lemah parpol lain terutama Demokrat, sehingga kebusukan yang ada dalam diri PKS terabaikan.
    Maka tak salah bila lembaga survey menyebutkan: tingkat
    kebersihan PKS dibawah Demokrat.

    Salam: Ki Semar

    Ki Semar

    February 5, 2009 at 2:16 am

    • Kalau yang ini kayaknya kurang pas ya,
      Setahu saya tidak lebih baik dari PKS,
      apalagi nggak pernah ada survey yang bilang Demokrat lebih bersih dari PKS.

      forga2001

      February 15, 2009 at 8:04 am

  2. Well, buat saya sekarang jadi terlihat jelas mana pemberi kabar (berita) yang benar2 memberi berita dan mana pemberi kabar (berita) yang mencari-cari (baca: melebih-lebihkan) sebuah berita.

    Coba di compare dengan yang lain..bila Anda cukup cerdas, sekali lagi, bila Anda cukup cerdas, Anda akan tahu dengan sendirinya.

    dhuhafani

    February 5, 2009 at 4:48 am

    • Sedikit banyak,
      ini jadi koreksi buat kader-kader PKS baik di Pusat maupun Daerah.

      forga2001

      February 15, 2009 at 8:04 am

  3. Aduh, masa mas forga tidak pernah mendengar adanya survey
    yang menyebutkan urutan tingkat kebersihan partai.
    Itu masalah yang ramai lho, karena menimbulkan debat beberapa tokoh parpol seperti PD,PDIP,GOLKAR dan PKS.

    Salam: Ki Semar

    Ki Semar

    February 16, 2009 at 2:53 am

    • Saya lihat yang di vivanews.com,
      ada data tingkat kebaikan suatu parpol, tapi dalam bidang spesifik tentang korupsi tidak ada.
      Karena di dalamnya dimasukkan kepemimpinan dan juga program untuk rakyat.

      Saya selama ini melihat di berita yang masuk KPK saja pak,
      seperti kasus Hutan yang melibatkan kader PD, Golkar dan PPP.
      Kasus ini dimulai dari pengaduan Tamsil Linrung (PKS) yang menerima uang dari anggota DPR yang lain.

      forga2001

      February 26, 2009 at 8:04 am

  4. yah… untuk beramal, orang/kelompok tidak perlu pamer2. itu namanya Riya’, ga usah munafik… tingkat kemunafikan partai yang paling tinggi adalah PKS. namanya politik ya..menghalalkan segala cara demi sebuah kekuasaan, tapi tidak perlu politisasi agama. apalagi Islamisasi yang berlebihan. saya yakin, kader dan simpatisan PKS itu taklid semua, jadi ya wajar saja kalau berpikir bersih, peduli dan beranggapan profesional teruss… belajar tentang ajaran Islam lagi ya.. dunia tidak selebar daun kelor, hukum bukan hanya sebatas Halal-haram saja akhi… antum taklid kaffah….🙂

    ubay

    March 19, 2009 at 8:26 am


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: